1.
Pengertian Benua dan
Samudra
-
Benua adalah bagian
permukaan bumi yang berupa daratan yang luas, yang bagian tengahnya tidak
mendapat pengaruh langsung dari angin laut yang basah dan lembab. Dalam
persebarannya, benua ada yang dihuni oleh manusia dan ada yang tidak dihuni.
Benua yang dihuni manusia adalah Benua Asia, Afrika, Amerika, Eropa, dan
Australia. Adapun benua yang tidak dihuni oleh manusia adalah Benua Antartika
karena merupakan benua terdingin yang selalu tertutup es.
-
Samudra adalah bagian
permukaan bumi berupa hamparan laut yang sangat luas yang mengelilingi daratan
atau benua. Bedasarkan luas permukaannya, samudra dapat dibagi atas empat
samudra besar, yaitu Samudra Pasifik, Atlantik, Hindia, dan Arktik.
2.
Proses Terbentuknya Benua
dan Samudra
Benua dan samudra terbentuk melalui peroses yang sangat
panjang. Dahulu bentuk benua dan samudra tidak sepertisekarang ini. Setelah
melalui proses yang panjang maka terbentuklah benua seperti pada saat ini.
Ilmuwan asal Jerman yang bernama Alferd Wagener yang mengemukakan teori tentang
pembentukan benua. Menuru Alfred Wagener, sebelum zaman Carbon (± 300 juta
tahun yang lalu), semua benua yang ada sekarang ini tergabung menjadi satu yang
disebut Benua Pangea. Benua Pangea kemudian terpecah menjadi dua benua, yaitu
Benua Laurasia (di bagian utara) dan
Benua Gondawa (di bagian selatan). Proses pecahnya Benua Pangea 135 juta tahun
lalu.selanjutnya Benua Lausaria bagian barat bergerak ke utara menjauhi Benua
Gondawa yang akhirnya membentuk Benua Amerika Utara. Sedangkan Benua Gondawadi
selata terpecah menjadi beberapa benua, yaitu sebagai berikut :
1)
Bagian barat bergeser
terus ke arah barat menjadi Benua Amerika Selatan.
2)
Bagian timur bergerak ke
timur menjadi Benua Afrika.
3)
Bagian yang lebih kecil di
bagian timur terus bergerak ke arah timur laut dan menjadi India.
4)
Satu bagian lagi terpecah
menjadi dua, yaitu bagian timur terus bergerak ke arah timur laut, dan pecahan
bagian berat terus bergerak ke arah selatan.
Perkembangan selanjutnya, Amerika Utara bergabung menjadi satu
dengan Amerika Selatan, Eurasia menjadi Benua Eropa dan Benua Asia. Bagian
paling selatan yang bergerak ke selatan menjadi Benua Antartika dan bagian dari
bagia selatan yang bergerak ke timur menjadi Benua Australia. Teori Wagener
disebut juga Teori Pergeseran Benua. Teori ini didasarkan pada fakta-fakta
sebagai berikut :
a.
Lekukan atau bentuk pantai
di Afrika Timur, Amerika Utara, dan Amerika Selatan dengan pantai barat Eropa
dan Afrika hampirsama.
b.
Daratan Tanah Hijau
(Greenland) menjauh dari Eropa sejauh ± 36 centimeter setiap tahun.
c.
Tanah di Amerika Selatan,
Afrika, India, Australia, dan Antartika menunjukkan persamaan sifat.
d.
Pulau Madagaskar dalam
gerakannya kearah barat terhambat oleh Afrika.
3.
Posisi Benua dan Samudra
·
Benua
a)
Benua Asia
Benua Asia membentang mulai dari
sebelah barat, yaitu Afrikadan Eropa hingga Samudra Pasifik di sebelah timur.
Secara astronomis Benua Asia berada pada 84° LU - 11° LS dan 25° BT - 171° BB. Batas
sebelah barat Benua Asia adalah Benua Eropa dan Pegunungan Ural. Danau Laut
Kaspia, Laut Hitam, Selat Bosporus, Selat Dardanello, Laut Tengah, Terusansuez,
dan Laut Merah. Di sebelah timur Benua Asia dibatasi oleh Selat Bering, Samudra
Arktik, dan Samudra Hindia. Luas keseluruhan Benua Asia adalah 44.493.000 km².
b)
Benua Amerika
Secara astronomis, Benua Amerika
terletak antara 84° LU - 56° LS dan 15° BT - 179° BB. Secara geografis batas
Benua Amerika adalah Samudra Arktik (Laut Es), Laut Greenland, dan Laut
Beaufort di utara. Di sebelah timur dibatasi oleh Samudra Atlantik dengan
beberapa palung, yaitu Labrador, Amerika Utara, Brazil, dan Palung Argentina.
Di sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Pasifik dan Palung Pasifik
Tenggara. Sedangkan di sebelah barat dipisahkan oleh Selat Bering yang sempit
dengan Benua Asia. Luas keseluruhan Benua Amerika adalah 42.292.000 km².
c)
Benua Afrika
Secara astronomis, Benua Afrika
terletak antara 35° LU - 34° LS dan 17° BT – 52° BB. Benua Afrika dilalui oleh
garis katulistiwa (ekuator) yang hampir membagi benua ini menjadi bagian utara
dan bagia selatan yag sama besarnya. Banua ini juga dilalui oleh garis Meridian
(garis bujur 0°). Selain itu, Benua Afrika dilalui garis 23,5° LU (Garis Balik
Utara) dan garis 23,5 LS (Garis Balik Selatan). Benua Afrika disatukan dengan
Benua Asia oleh terusan Suez. Sedangkan Selat Gibraltar dan Laut Tengah (Laut
Mediterania) memisahkan benua Afrika dengan Benua Eropa. Batas sebelah timur
adalah Laut Merah dan Samudra Hindia. Sedangkan sebelah barat dan selatan
adalah Samudra Atlantik. Luas keseluruhan Benua Afrika adalah 30.970.000 km².
d)
Benua Eropa
Benua Eropa berbatasan dengan
Samudra Arktik (Laut Es) di sebelah utara. Sedangkan di sebelah barat
berbatasan dengan Samudra Atlantik. Di sebelah timur, wilayah ini berbatasan
dengan Benua Asia (Pegunungan Ural, Laut Kaspia, Pegunungan Kaukasus, Laut
Hitam, dan Selat Bosporus). Secara astronomis Benua Eropa berada pada antara
360° LU - 80° LS dan 60° BT - 10° BB. Luas keseluruhan Benua Eropa adalah
10.245.000 km².
e)
Benua Australia
Benua Australia ditemuka oleh
penjelajah Belanda Willian Janze yang mendarat pada tahun 1606, sedangkan pada
tahun 1770 James Cook menyatakan pesisir timur Australia sebagai wilayah
Inggris dan memberi nama New South Wales. Penduduk asli adalah suku Aborigi,
dilihat dari bentuk alam keadaan iklom posisi lintang 11° LS - 47° LS
menyebabkan Benua Australia terbagi menjadi dua zona iklim, yaitu antara 11° LS
dan 23° LS merupakan wilayah iklim tropis serta 23,5° dan 47° merupakan iklim
sedang. Bahasa pergaulan sehari-hari sebagai bahasa nasional ialah bahasa
Inggris, sedangkan penduduk asli menggunakan bahasa daerah yang dinamakan
bahasa Aborigin.
f)
Benua Antartika
Benua Antartika sering pula
disebut kutub selatan, wilayah kutub selatan secara langsung berbatasan dengan
Laut Ross / Laut Amundsen dan Laut Weddel. Beberapa daerah yang tinggi
dikawasan kutub selatan diantaranya Pegunungan Ellsworth, Pegunungan Forrestal,
Pegunungan Quen Maus dan Pegunungan Ross.
·
Samudra
a)
Samudra Pasifik
Luasnya, 164.300.000 km²
b)
Samudra Atlantik
Luasnya, 82.200.000 km²
c)
Samudra Hindia
Luasnya, 73.500.000 km²
d)
Samudra Arktik
Luasnya, 14.055.000 km²
Tidak ada komentar:
Posting Komentar