Jagalah
Kesehatan Tubuh Kita
Oleh: Ainun Nurul Latieffah
Judul : Sistem Pernapasan
Pengarang : Dede Abdurohman
Penerbit : Nectar (Anggota IKAPI)
Tahun Terbit :
2013
Halaman : 32 Halaman
Buku Sistem Pernapasan: Oksigen Memberi
Napas yang Menyegarkan ini sangat menarik untuk dibaca. Kita akan diajak
berpetualang bersama Yumi dan Made menjelajahi cara kerja sistem pernapasan manusia.
Buku ini berisi tentang sistem pernapasan manusia, mulai dari proses bernapas,
jenis-jenis pernapasan, alat-alat penapasan dan cara kerjanya, serta hal-hal
unik lainnya berkaitan dengan sistem pernapasan manusia. Penjelasan ilmiahnya
disajikan secara singkat dan jelas disertai gambar-gambar yang menarik. Dengan
adanya buku ini, diharapkan dapat menambah pengetahuan anak-anak tentang sistem
pernapasan dan dapat menjaga kesehatan
alat-alat pernapasannya.
“Bagaimana Sistem Pernapasan Kita?” Setiap
hari kita membutuhkan udara untuk bernapas. Pada saat bernapas, kita menghirup
udara yang mengandung oksigen dan menghembuskan udara yang mengandung karbon
dioksida dan uap air. “Ke manakah udara yang masuk ke tubuh kita?” Udara yang
masuk ke dalam tubuh diolah oleh alat-alat pernapasan. Oksigen yang masuk ke
dalam tubuh sangat berguna untuk membakar makanan di dalam tubuh, lalu
mengubahnya menjadi glukosa. Glukosa digunakan tubuh kita untuk dijadikan
tenaga sehingga kita dapat melakukan berbagai aktivitas. Sisa dari hasil
pembakaran dikeluarkan dari tubuh berupa karbon dioksida (CO2) dan uap air
(H2O).
Bernapas meliputi dua proses, yaitu menarik
napas dan mengeluarkan napas. Proses menarik napas disebut juga inspirasi.
Proses mengeluarkan napas disebut juga ekspresi. Pernapasan manusia terbagi
dua, yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Pernapasan dada adalah
pernapasan yang dibantu oleh otot-otot tulang rusuk. Pernapasan perut adalah
pernapasan yang dibantu oleh otot-otot diafragma.
Alat pernapasan manusia terdiri dari
hidung, tekak (faring), pengkal tenggorokan (laring), batang tenggorokan
(trakea), dan paru-paru.
Ketika kita bernapas, udara masuk ke
dalam tubuh melalui hidung. Di dalam rongga hidung, udara masuk melalu tiga
proses, yaitu penyaringan, penghangatan, dan pengaturan kelembapan. Proses
tersebut dilakukan oleh rambut hidung dan selaput lendir.
Setelah melalui hidung, udara kemudian
melewati letak (faring). Tekak terletak di belakang rongga hidung dan mulut.
Tekak berfungsi sebagai jalan bagi udara dan makanan. Faring merupakan
percabangan dan saluran, yaitu saluran tenggorokan (nasofering) untuk saluran
pernapasan, dan saluran kerongkongan (orofaring) untuk saluran pencernaan.
Setelah melewati tekak, udara kemudian
menuju pangkal tenggorokan (laring). Pangkal tenggorokan terdiri atas katup
(epiglotis), beberapa tulang rawan yang membentuk jakun, dan pita suara.
Epligotis berfungsi mengatur makanan dan minuman agar tidak masuk ke saluran
pernapasan (tenggorokan) sehingga kita tidak tersedak saat makan atau minum.
Selanjutnya, udara masuk ke batang
tenggorokan (trakea). Batag tenggorokan merupakan penghubung antara hidung
dengan paru-paru. Ujung batang tenggorokan bercabang dua: satu menuju paru-paru
kanan dan yang satunya lagi menuju paru-paru kiri. Kedua cabang itu disebut
bronkus. Pada batang tenggorokan terdapat rambut getar (silia) dan selaput
lendir yang berfungsi untuk menahan dan mengeluaran kotoran dan benda asing
yang tidak tersaring di rongga hidung.
Selanjutnya, udara masuk melewati
paru-paru. Paru-paru terletak di dalam rongga dada di atas diafragma. Paru-paru
terdiri dari dua bagian, yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paru-paru
kanan terdiri atas tiga gelembir (lobus), sedangkan paru-paru kiri terdiri atas
dua gelembir. Setiap paru-paru dibungkus oleh selaput ganda yang lentur dan
tipis yang disebut pleura. Di dalam paru-paru terdapat banyak cabang dari
bronkus yang disebut bronkiolus. Ujung bronkiolus berupa gelembung-gelembung
kecil yang disebut kantung udara atau alveolus.
Pertukaran oksigen dan karbon dioksida
terjadi di dalam alveolus, yaitu oksigen masuk dan karbon dioksida keluar.
Alveolus memiliki dinding sangat tipis dan dikelilingi oleh pembuluh darah.
Melalui pembuluh darah ini, akan terjadi pertukaran oksigen dengan karbon
dioksida.
Setiap menit manusia melakukan
pernapasan antar 15-18 kali (inspirasi-ekspirasi). Semakin bertambah umur
seseorang, irama pernapasannya makin lambat. Hal ini berkaitan dengan makin
berkurangnya kebutuhan energi. Usia balita, anak-anak, dan remaja sangat
membutuhkan banyak energi untuk masa pertumbuhannya sehingga membutuhkan banyak
oksigen.
“Kenapa Kita Bersin?” Bersin terjadi
karena kotoran yang masuk ke hidung mengenai rambut hidung dan selaput lendir.
Hal itu menyebabkan hidung terasa geli sehingga kita bersin. Ketika bersin,
kotoran itu akan ikut keluar.
Udara yang kita hirup tidak selalu bebas
dari polusi. Udara yang terpolusi oleh karbon dioksida dari knalpot mobil dan
motor sangat berbahaya bagi tubuh kita. Karena, racun yang ada dalam udara itu
akan masuk ke dalam paru-paru dan terbawa keseluruh tubuh sehingga membuat kita
sakit.
Menguap dapat terjadi pada saat kita
merasa bosan, lelah, atau kurang bergerak. Hal ini menyebabkan otak kita
kekurangan pasokan oksigen kasrena aliran darah menuju otak berjalan lambat.
“Kenapa Kita Bisa Mendengkur?”
Mendengkur disebut juga mengorok. Hal ini terjadi akibat penyempitan saluran
pernapasan di belakang tenggorokan. Bagian belakang tenggoroka kita terbuat
dari otot. Saat tidak tidur, otot ini akan bekerja dengan baik sehingga makanan
melewati kerongkongan dan udara melewati tenggorokan. Ketika tidur, otot ini
menjadi lentur sehigga akan saling bergesekkan saat sedang bernapas.
“Apa Itu Cegukan?” Cegukan adalah
pengambilan udara secara mendadak yang disebabkan karena kontraksi diafragma
secara tidak teratur. Ketika bernapas saat cegukan, diafragma akan mengalami kontraksi
sehingga otot-ototnya akan naik dan epiglotis pun akan menutup. Udara dari oto
diafragma yang naik akan menekan epiglotis sehingga menimbulkan cegukan.
Pernahkah kamu merasakan sesak napas?
Napas jadi tersendat, seolah-olah hidung ditutup dan udara tidak bisa masuk.
Kira-kira seperti itulah yang dirasakan oleh penderita asma. Asma atau sesak
napas merupakan suatu penyakit penyumbat saluran pernapasan yang disebabkan
oleh berbagai rangsangan seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara
dingin, atau tekanan psikologis.
Asap rokok sangat berbahaya bagi perokok
dan orang-orang di sekitarnya. Rokok mengandung 200 bahan behaya bagi
kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.
Gas-gas beracun ini menyebabkan berbagai penyakit paru-paru, seperti
bronkhitis, pneumonia, bahkan kanker paru-paru.
“Waspadalah terhadap Bakteri
Mycobacterium Tuberculosis!” Bacteri Mycobacterium tuberculosis dapat menyerang
paru-paru kita sehingga mengakibatkan penyakit TBC (tuberculosis). Gejala pada
penderita TBC antara lain: kelelahan, kehilangan berat badan, dan berkeringat
pada malam hari. Gejala pada infeksi yang lebih buruk antara lain: sakit dada,
batuk dengan mengeluarkan dahak atau darah, serta napas pendek. Penderita TBC
dapat diobati dengan pengobatan secara teratur selama 6-12 bulan. Penyakit TBC
ini merupakan penyakit menular.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar