Jumat, 14 Maret 2014

makalah telekonferensi | tugas sekolah

TELEKONFERENSI

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Salah satu manfaat dan keuntungan perkembangan teknologi jaringan dan informasi adalah kemudahan dalam berkomunikasi. Orang dapat melakukan aktivitas tanpa harus berpergian dan membuang-buang waktu untuk menghabiskan waktu yang yang dilakukan dari perjalanan dan tentunya juga menghemat biaya. Hal tersebut dapat menunjang efiensi waktu dan biaya pada sebuah organisasi atau perusahaan.
Pada saat ini orang dapat melakukan suatu pertemuan bisnis dengan rekannya tanpa harus meninggalkan tempat orang tersebut bekerja. Sebut saja teknologi teleconference. Teknologi ini sangat memungkinkan untuk melakukan hal tersebut. Komunikasi tersebut meliputi gambar dan suara sehingga pihak pertama dan kedua ataupun ketiga seolah-olah bertatapan langsung antara beberapa pihak yang berlangsung secara interaktif dan realtime.

1.2  Tujuan
Makalah ini ditujukan untuk penggunaan dalam mata kuliah Komunikasi Data yang juga akan menunjang berjalannya mata kuliah tersebut. Selain itu penulisan makalah ini juga bertujuan untuk memperluas wawasan pembaca, antara lain :
1.      Mengetahui apa itu telekonferensi
2.      Mengetahui teknologi yang digunakan dalam telekonferensi
3.      Mengetahui perkembangan teknologi telekonferensi.

1.3  Ruang Lingkup Materi
Adapun materi yang akan dibahas dalam makalah ini meliputi pengenalan teknologi telekonferensi,mengetahui jenis telekonferensi, manfaat dan keuntungan yang didapat dari teknologi teleconferensi.

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Telekonferensi
Telekonferensi, dalam telekomunikasi, merupakan pertemuan berbasis elektronik secara langsung (live) di antara dua atau lebih partisipan manusia atau mesin yang dihubungkan dengan suatu sistem telekomunikasi yang biasanya berupa saluran telepon. Penggunaan telekonferensi memiliki kelebihan efektivitas biaya dan waktu. Telekonferensi dapat berbentuk konferensi audio atau konferensi video.[1] Konferensi audio merupakan salah satu jenis telekonferensi dimana seseorang dapat melakukan percakapan interaktif didalamnya. Dengan audio-konferensi ini, seseorang dapat berbicara dengan lebih dari satu orang melalui speaker. Dalam konferensi video, para partisipannya dapat saling melihat gambar (video) dan saling mendengar, melalui peralatan kamera, monitor, atau pengeras suara masing masing.
Secara harfiah diartikan konferensi atau rapat jarak jauh, artinya pertemuan jarak jauh antara beberapa orang yang fisiknya berada pada lokasi yang berbeda secara geografis. Diskusi bisa dilakukan secara realtime dan interaktif dengan dukungan infrastruktur jaringan serta perangkat multimedia.

2.2 Implementasi
Implementasi dari teknologi teleconference yaitu dengan menggunakannya teknologi ISDN dimana ISDN menyediakan jaringan hubungan digital untuk mendukung layanan telekomunikasi baiks uara maupun gambar. Padadasarnya teleconference merupakan pengembangan dari jaringan komunikasi telepon yang sudah dikembangkan hanya saja model ini masih belum terla luluas dipakai pada pasar telekomunikasi dikarenakan biaya dan peralatan yang cukup mahal.
Dari sisi akses terhadap teknologi ini dapat kita ulass ebagai berikut :
Layanan ISDN mempunyai dua tipe akses yaitu Basic Rate Acces (BRA) yang dapat mengakses (2B D) dan akses melalui Primary Rate Acces (PRA) yang dapat mengakses (30B D) dimana kanal B mempunnyai kecepatan akses 64 kbps dan kanal D 64 kbps atau 16 kbps tergantung pada tipe akses yang digunakan . Kanal D pada PRA untuk Signal ling dan kanal B sebagai Sinyal informasi paket switch.

2.3 Bentuk Telekonferensi
·         Konferensi audio:  seseorang hanya dapat melakukan percakapan interaktif
·         konferensi video: dapat saling melihat gambar (video) dan saling mendengar, melalui kamera, monitor, atau speaker.

2.4 Manfaat Telekonferensi

1.      Efisiensi waktu
Dengan pemanfaatan teknologi ini kita bisa menghemat waktu yang dibutuhkan untuk Meeting di suatu tempat hingga 50 %. 
Contoh : Pak.Udin dari Jakarta hendak melakukan perjalanan meeting ke Bandung, Berapa lama waktu yang dibutuhkan ?

Metode konvensional 
Jarak dari Jakarta - Bandung 150 km dan bisa ditempuh +/- 2,5 jam dengan mobil. Waktu yang dibutuhkan untuk meeting 2,5jam. Setelah selesai meeting, Pak.Udin harus berjalan lagi +/- 2,5 jam untuk menempuh perjalanan pulang Bandung - Jakarta Jadi, total waktu yang dibutuhkan untuk melakukan meeting di Bandung adalah 7,5 jam.

Metode Teleconference 
Waktu yang dibutuhkan untuk meeting Pak.Udin Ceramah selama 2,5jam. Persiapan alat untuk melakukan telekonferensi 30 menit. Jadi, total waktu keseluruhan yang dibutuhkan Pak.Udin hanya 3jam.  Dari contoh ini menunjukkan bahwa dengan teknologi teleconference ini, Pak.Udin dapat menghemat waktunya untuk melakukan meeting di suatu tempat yang jauh > 50 %. 

2.      Efisiensi Biaya 
Dengan teknologi ini, Pak.Udin juga bisa menghemat biaya yang dibutuhkan untuk meeting, terutama di tempat yang jauh. Hal ini karena meeting bisa dilakukan dari mana saja tanpa harus datang ke tempat meeting tersebut.
Contoh : seperti contoh diatas Pak.Udin dari Jakarta hendak melakukan perjalanan meeting ke Bandung,   Berapa banyak biaya yang dibutuhkan ? 

Metode konvensional 
Jarak dari Jakarta - Bandung 150 km. anggap ratio pemakaian bahan bakar mobil 1 : 10 km. jadi, bahan bakar yang dibutuhkan untuk pergi dan pulang adalah 30 liter x @ Rp. 9.500 (pertamax) = Rp. 285.000,- Belum lagi beaya untuk jalan tol dan konsumsi.

Metode Teleconference 
Biaya koneksi melalu internet dengan menggunakan SPEEDY per jam @ Rp. 4,000 x 2 tempat ( karena setiap tempat harus tersambung dengan jalur internet ) = Rp. 8,000. Jadi total penghematannya sebesar +/- 92 % dari metode konvensional.
Coba anda bayangkan berapa banyak lagi biaya yang bisa dihemat bila Pak.Udin jika tidak harus berangkat kesana dan kemari untuk melakukan meeting di l yang jauh.

3.      Efisiensi Jarak 
Dengan teknologi ini Pak.Udin dapat melakukan meeting yang paling jauh sekalipun hanya dari depan sebuah Laptop dan webcam yang ada dikantor tanpa harus datang ke tempat tersebut. Sangat sederhana bukan! 
Contoh : Pak.Udin hendak menghadiri meeting di kantor cabang yang berada di bandung. Berapa jauh jarak yang dibutuhkan ? 

Metode konvensional 
Jarak dari Jakarta - Bandung: 150 km.

Metode Teleconference 
Jarak dari Rumah Pak.Udin – Kantor, Jakarta : 10 Km.

4.      Mengurangi Risiko 
Teknologi ini membantu kita untuk mengurangi risiko – risiko yang mungkin terjadi dalam usahanya untuk melakukan perjalanan meeting. Risiko itu antara lain : 
·         Risiko perjalanan jauh dengan pesawat, mobil. 
·         Risiko kesehatan : sakit, kelelahan, 
·         Risiko Kecelakaan : kecelakaan lalu lintas karena menempuh perjalanan jauh, akses jalan yang tidak bagus, dll 
·         Risiko lain seperti terburu – buru sehingga lupa apa yang disampaikan atau tertinggal materi yang hendak disampaikan karena waktu yang mendesak, tegang, dll. 

2.5 Pengertian Konferensi Video
            Konferensi video (Inggris: videoconference) adalah seperangkat teknologi telekomunikasi interaktif yang memungkinkankan dua pihak atau lebih di lokasi berbeda dapat berinteraksi melalui pengiriman dua arah audio dan video secara bersamaan.

2.4 Sejarah Perkembangan
Perkembangan teknologi komunikasi membawa perubahan pada proses penyampaian informasi. Bentuk informasi yang disampaikan tidak hanya audio, tetapi juga visual. Konferensi video menggunakan telekomunikasi audio dan video untuk membawa orang-orang di berbagai tempat mengadakan rapat bersama. Konsep konferensi video sama seperti percakapan antara dua orang (point-to-point) atau melibatkan beberapa tempat (multi-point) dengan lebih dari satu orang di ruangan besar pada tempat berbeda. Selain pengiriman audio dan visual kegiatan pertemuan, konferensi video dapat digunakan untuk berbagi dokumen, informasi yang diperlihatkan komputer, dan papan tulis.
Konferensi video analog sederhana dapat ditetapkan sebagai awal penemuan televisi. Sistem konferensi video biasanya terdiri dari dua sistem sirkuit televisi tertutup yang terhubung melalui kabel.Sejak awal penerbangan pertama ke luar angkasa, NASA menggunakan dua frekuensi radio (UHF atau VHF). Saluran televisi secara rutin menggunakan konferensi video semacam ini misalnya ketika melaporkan dari lokasi jauh.Kemudian hubungan aktif ke satelit menggunakan truk dengan peralatan khusus menjadi agak lazim.
Teknik ini sangat mahal dan tidak bisa digunakan untuk aplikasi seperti telemedicine,pendidikan jarak jauh, dan pertemuan bisnis. Usaha menggunakan jaringan telepon normal untuk mengirim video scan lambat, seperti sistem pertama yang dikembangkan oleh AT&T, sebagian besar gagal karena kualitas gambar yang kurang baik dan ketiadaan teknik kompresi video yang efisien. Pada 1970-an, semakin besar 1 MHz bandwidth dan 6 Mbit/s angka bit dari Picturephone tetapi tidak juga menyebabkan layanan menjadi makmur.
Pada 1980-an, jaringan pengiriman telepon digital menjadi mungkin, seperti Integrated Services Digital Networks atau ISDN, meyakinkan angkat bit minimum (biasanya 128 Kbps) untuk pengiriman kompresi audio dan video. Sistem terdedikasi pertama mulai muncul di pasar sebagai perluasan jaringan ISDN di seluruh dunia.Pada 1990-an, sistem telekonferensi video berkembang dengan cepat dari peralatan pribadi sangat mahal, perangkat lunak dan persyaratan jaringan untuk teknologi berbasis standar yang tersedia untuk masyarakat umum dengan biaya yang wajar.
Akhirnya, pada 1990-an, Internet Protocol atau IP berbasis konferensi video menjadi mungkin dan teknologi kompresi video lebih efisien telah dikembangkan sehingga memungkinkan desktop atau komputer pribadi berbasis konferensi video. Pada 1992, CU-SeeMe dikembangkan di Cornell oleh Tim Dorcey et al., IVS dirancang di INRIA, telekonferensi video tiba ke masyarakat dan layanan gratis, web plugin dan perangkat lunak, seperti NetMeetingMSN MessengerYahoo MessengerSightSpeedSkype dan lain-lain membawa kemurahan, meskipun kualitas rendah.

2.5 Teknologi Yang Digunakan
Teknologi inti yang digunakan dalam konferensi video adalah sistem kompresi digital audio dan video stream secara nyata. Perangkat keras atau perangkat lunak yang melakukan kompresi disebut codec. Angka kompresi dapat dicapai hingga 1:500. Digital yang dihasilkan aliran 1s dan 0s dibagi menjadi paket label, yang kemudian dikirimkan melalui jaringan digital (biasanya ISDN atau IP).Penggunaan modem audio dalam saluran pengiriman memungkinkan
penggunaan Plain Old Telephone System atau POTS, dalam beberapa aplikasi kecepatan rendah, seperti videotelephony, karena POTS mengubah getaran digital ke atau dari gelombang analog dalam rentang spektrum audio. Komponen lain yang dibutuhkan untuk sistem konferensi video meliputi:
·         Video input       : kamera video atau webcam
·         Video output     : monitor komputer, televisi atau proyektor
·         Audio input       : mikrofon
·         Audio output     : biasanya pengeras suara yang berkaitan dengan perangkat layar atau                  telephone                               
·         Data transfer    : jaringan telepon analog atau digital, LAN atau Internet
Pada dasarnya ada dua jenis sistem konferensi video:

1.      Sistem terdedikasi
mempunyai semua komponen yang dibutuhkan dikemas ke dalam satu peralatan, biasanya sebuah konsol dengan kamera video pengendali jarak jauh kualitas tinggi. Kamera ini dapat dikontrol dari jarak jauh untuk memutar ke kiri dan kanan, atas dan bawah serta memperbesar, yang kemudian dikenal sebagai kamera PTZ. Konsol berisi semua hubungan listrik, kontrol komputer, dan perangkat lunak atau perangkat keras berbasis codec. Mikrofon omnidirectional terhubung ke konsol seperti monitor televisi dengan pengeras suara dan/atau proyektor video. Ada beberapa jenis perangkat yang didedikasikan untuk konferensi video:
1.      Konferensi video kelompok besar: non-portabel, besar, perangkat yang digunakanlebih mahal untuk ruangan besar dan auditorium.
2.      Konferensi video kelompok kecil: non-portabel atau portabel, lebih kecil, perangkat lebih murah yang digunakan untuk ruang rapat kecil.
3.      Konferensi video individual: biasanya perangkat portabel, dimaksudkan untuk satu pengguna, mempunyai kamera tetap, mikrofon, dan pengeras suara terintegrasi ke dalam konsol.

2.      Sistem desktop
biasanya menambahkan papan perangkat keras ke komputer pribadi normal dan mentransformasikannya menjadi perangkat konferensi video. Berbagai kamera dan mikrofonberbeda dapat digunakan dengan papan, yang berisi codec yang diperlukan dan pengiriman tatap muka. Sebagian besar sistem desktop bekerja dengan standar H.323. Konferensi video dilakukan melalui komputer yang tersebar, yang juga dikenal sebagai emeeting.

2.6 Acoustic echo cancellation
Fitur mendasar dari sistem konferensi video profesional adalah Acoustic Echo Cancellation atau AEC. Echo dapat didefinisikan sebagai sumber gelombang interferensi yang direfleksikan dengan gelombang baru yang diciptakan oleh sumber. AEC adalah suatu algoritma yang mampu mendeteksi ketika suara atau ucapan masuk kembali ke audio input dari codec konferensi video, yang berasal dari keluaran audio dari system yang sama setelah beberapa waktu. Apabila tidak diperiksa, dapatmenyebabkan beberapa masalah seperti:
1.      Mendengar kembali suara sendiri (biasanya tertunda secara signifikan).
2.      Kuat gema, membuat saluran suara menjadi tidak berguna karena sulit untuk memahami.
3.      Melolong dibuat oleh umpan balik (feedback).
Echo cancellation adalah tugas prosesor intensif yang biasanya bekerja atas kisaran sempit suara penundaan.

2.7 Multipoint videoconference
Konferensi video bersama antara tiga tempat jauh atau lebih dimungkinkan melalui Multipoint Control Unit atau MCU. MCU merupakan jembatan yang menghubungkan panggilan dari beberapa sumber dalam cara yang mirip dengan panggilan audio konferensi. Semua pihak memanggil unit MCU, atau unit MCU juga dapat menghubungi pihak-pihak yang akan berpartisipasi, secara berurutan.
Ada jembatan MCU untuk IP dan ISDN berbasis konferensi video. Ada MCU yang murni perangkat lunak, dan yang lain merupakan kombinasi dari perangkat keras dan perangkat lunak. Sebuah MCU dikarakterisasi berdasarkan jumlah panggilan simultan yang dapat ditangani, kemampuan MCU untuk melakukan perubahan protokol dan tarif data serta fitur-fitur lain. MCU dapat berdiri sendiri sebagai perangkat keras atau dapat dimasukkan ke dalam unit konferensi video terdedikasi.
Beberapa sistem mampu melakukan konferensi multipoin tanpa MCU. Hal ini menggunakan teknik standar H.323 yang dikenal sebagai decentralized multipoint, dimana setiap stasiun dalam panggilan multipoin bertukar video dan audio secara langsung dengan stasiun lain tanpa pusat pengaturan. Keuntungan dari teknik tanpa MCU adalah video dan audio secara umum memiliki kualitas yang lebih tinggi karena tidak harus disampaikan melalui titik pusat. Selain itu, pengguna dapat membuat panggilan multipoin ad-hoc tanpa memerdulikan ketersediaan atau kontrol dari MCU.

2.8 Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan konferensi video antara lain:
1.      Meningkatkan produktivitas karena kemampuan VTC untuk berbagi dokumen, ide atau gambar dengan mudah.
2.      Menghemat biaya.
3.      Menghemat waktu.
Kelemahan konferensi video antara lain:
1.      Harga masih terbilang mahal untuk dimiliki sehingga hanya perusahaan atau organisasi tertentu yang mempunyai cukup dana dan sangat membutuhkan yang memiliki konferensi video.
2.      Alat-alat untuk konferensi video sulit didapat dan proses penginstalan harus ekstra hati-hati agar tidak salah.

2.9 Standarisasi
International Telecommunication Union atau ITU (sebelumnya: Komite Konsultasi Internasional Telegrafi dan Telepon) memiliki tiga payung standar untuk konferensi video, yaitu:
1.      ITU H.320 dikenal sebagai standar untuk Public Switched Telephone Networks atau konferensi video melalui ISDN basic rate interface atau primary rate interface. H.320 juga digunakan pada jaringan khusus seperti T1 dan satelit berbasis jaringan.
2.      ITU H.323 dikenal sebagai standar untuk mengangkut aplikasi multimedia melalui LAN. Standar yang sama juga berlaku untuk implementasi yang lebih awal dari VoIP. Dalam beberapa tahun terakhir, Session Initiation Protocol dari IETF telah memperoleh momentum dalam praktek untuk kedua layanan.
3.      ITU H.324 adalah standar untuk pengiriman melalui POTS, atau jaringan telepon audio. 3G-324M adalah implementasi 3GPP untuk panggilan video (video call) pada telepon seluler 3G.

2.10 Masalah
Ada dua masalah yang menonjol mencegah konferensi video menjadi bentuk komunikasi standar meskipun dimana - mana sistem mempunyai kemampuan konferensi video.
1.      Kontak mata: Telah diketahui bahwa kontak mata memainkan peran besar dalam percakapan, merasa perhatian dan niat serta aspek lain dari komunikasi kelompok. Sementara percakapan telepon biasa tidak memberikan isyarat kontak mata, konferensi video dapat dikatakan lebuh buruk dimana memberi kesan yang salah bahwa berbicara jarak jauh adalah menghindari kontak mata.
2.      Penampilan kesadaran: Masalah kedua dengan konferensi video adalah saat sedang di depan kamera, dengan aliran video secara mungkin dapat direkam. Beban presentasi yang dapat diterima pada penampilan layar tidak hadir dalam komunikasi audio saja. Penambahan video sebenarnya mengganggu komunikasi, mungkin karena kesadaran saat di depan kamera.
Masalah kontak mata dapat diselesaikan dengan kemajuan teknologi, sedangkan kemungkinan munculnya masalah kesadaran akan luntur ketika orang-orang telah terbiasa dengan konferensi video.

2.11 Dampak

1. Masyarakat umum
Konektivitas internet berkecepatan tinggi telah tersedia lebih banyak dengan biaya terjangkau serta biaya pengambilan video dan tampilan teknologi telah menurun. Akibatnya sistem konferensi video pribadi berdasarkan webcam, sistem komputer pribadi, kompresi perangkat lunak dankonektivitas internet broadband telah menjadi terjangkau bagi masyarakat
umum. Selain itu, perangkat keras yang digunakan untuk teknologi ini terus meningkatkan kualitas tetapi harga telah menurun drastis. Ketersediaan freeware (sering sebagai bagian dari program chatting) telah membuat perangkat lunak berbasis konferensi video dapat diakses oleh banyak orang.
Konferensi video menambahkan alternatif lain yang mungkin dapat dipertimbangkan bila:
·         Percakapan langsung dibutuhkan;
·         Informasi visual merupakan komponen penting dari percakapan;
·         Pihak percakapan tidak bisa secara fisik datang ke lokasi yang sama, atau
·         Biaya atau waktu perjalanan adalah suatu pertimbangan.

2. Pendidikan
Konferensi video memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar dengan berpartisipasi dalam bentuk komunikasi dua arah. Selain itu, guru dan dosen dari seluruh dunia dapat dibawa ke kelas di daerah terpencil. Siswa dari beragam komunitas dan latar belakang dapat datang bersama untuk belajar tentang satu sama lain.
Siswa mampu mengeksplorasi, berkomunikasi, menganalisis, dan berbagi informasi dan ide dengan satu sama lain. Melalui konferensi video siswa dapat mengunjungi bagian lain dari dunia untuk berbicara dengan orang lain, mengunjungi kebun binatang, museum dan sebagainya, untuk belajar. Sekolah kecil dapat menggunakan teknologi konferensi video untuk menyatukan sumber daya dan mengajar kursus (seperti bahasa asing) yang tidak dapat ditawarkan.

3. Bisnis
Konferensi video dapat memungkinkan individu di tempat-tempat jauh untuk mengadakan rapat dalam waktu singkat. Waktu dan uang yang dulu dikeluarkan dalam perjalanan dapat digunakan untuk pertemuan singkat. Teknologi seperti VoIP dapat digunakan dalam hubungan dengan konferensi video untuk mengaktifkan pertemuan bisnis tatap muka biaya rendah tanpa meninggalkan meja, terutama untuk bisnis dengan kantor tersebar luas. Teknologi ini juga digunakan untuk telecommuting, di mana karyawan bekerja dari rumah.

4. Obat dan kesehatan
Konferensi video adalah teknologi yang sangat berguna untuk telemedicine dan aplikasi telenursing, seperti diagnosis, konsultasi, pengiriman gambar medis, dan lain-lain. Dengan menggunakan konferensi video, pasien dapat menghubungi perawat dan dokter dalam keadaan darurat atau situasi rutin, dokter dan paramedis profesional dapat mendiskusikan kasus di jarak yang jauh.
Daerah pedesaan dapat menggunakan teknologi konferensi video untuk tujuan diagnostik sehingga menyelamatkan nyawa dan membuat penggunaan uang perawatan kesehatan menjadi lebih efisien. Perangkat khusus seperti mikroskop dilengkapi dengan kamera digital, videoendoscopes, perangkat USG, otoscopes, dan lain-lain dapat digunakan bersama-sama dengan peralatan konferensi video untuk mengirimkan data tentang pasien.

5. Hubungan media
Konsep press videoconference dikembangkan pada Oktober 2007 oleh African Press Organization atau APO untuk mengizinkan wartawan Afrika internasional untuk berpartisipasi dalam konferensi pers tentang masalah pembangunan dan pemerintahan yang baik. Press videoconference memungkinkan untuk mengatur sebuah konferensi pers internasional menggunakan konferensi video melalui Internet. Wartawan dapat berpartisipasi untuk sebuah konferensi pers internasional dari mana saja tanpa meninggalkan kantor. Wartawan hanya perlu duduk di depan komputer yang terhubung ke internet dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pembicara.
Merek video conference yang ada di pasaran yaitu :
·         Polycom
·         Tanberg
·         Sony
·         Aethra dll

PENUTUP

3.1  Kesimpulan
Salah satu manfaat dan keuntungan perkembangan teknologi jaringan dan informasi adalah kemudahan dalam berkomunikasi. Orang dapat melakukan aktivitas tanpa harus berpergian dan membuang-buang waktu untuk menghabiskan waktu yang yang dilakukan dari perjalanan dan tentunya juga menghemat biaya. Hal tersebut dapat menunjang efiensi waktu dan biaya pada sebuah organisasi atau perusahaan.
Pada saat ini orang dapat melakukan suatupertemuan bisnis dengan rekannya tanpa harus meninggalkan tempat orang tersebut bekerja. Sebut saja teknologi teleconference. Teknologi ini sangat memungkinkan untuk melakukanhal tersebut. Komunikasi tersebut meliputi gambar dan suara sehingga pihak pertama dan kedua ataupun ketiga seolah-olah bertatapan langsung antara beberapa pihak yang berlangsung secara interaktif dan realtime.

3.2 Keritik Dan Saran
            Untuk lebih memperdalam pemahaman mengenai Telekonferensi, Anda dapat mencari literature yang membahas lebih mendalam mengenai Telekonferensi. Ini hanya sekelumit pembahasan mengenai Pancasila sebagai sumber segala hukum yang Kami yakin masih banyak kekurangan di dalamnya. Untuk itu Kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar